Berikut Adalah Tata Laksana Ekspor Pemerintah Indonesia

Daftar Isi

Dapatkan berita industri terkini, praktik terbaik, dan pembaruan produk!

Waktu membaca: 8 menit

Pemerintah Indonesia sangat aktif mendukung kegiatan ekspor karena berkontribusi besar terhadap devisa negara. Bagi Anda yang juga ingin terjun ke dunia ekspor, artikel ini akan membahas tata laksana ekspor yang perlu Anda ketahui untuk menghindari kesalahan dalam proses menjalankan peran sebagai eksportir.

Kebijakan Ekspor

Dilansir dari Badan Pusat Statistik, data nilai ekspor Indonesia pada tahun 2023 hanya sebesar 22,31 milyar Dolar Amerika Serikat, yang artinya mengalami penurunan hingga 6,36% dari tahun sebelumnya.

Menyadari hal ini, pemerintah Indonesia terus berperan aktif dalam mendorong kemajuan kegiatan ekspor dengan menerapkan beberapa kebijakan, diantaranya:

Regulasi untuk Produsen Barang Ekspor

Salah satu kebijakan yang dapat meningkatkan kegiatan ekspor adalah dengan memberikan kemudahan kepada para produsen yang memiliki niat untuk menjual produknya ke pasar internasional.

Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah Indonesia telah mempermudah proses pengurusan perizinan dagang internasional juga menyediakan fasilitas produksi seperti pelatihan inovasi produk, bantuan teknologi, hingga kredit dengan suku bunga rendah yang memberikan para produsen kesempatan untuk melakukan pemugaran bisnisnya.

Beberapa fasilitas dan regulasi yang diberikan, memungkinkan para produsen untuk menekan harga jual dan membuka kesempatan yang lebih besar untuk bersaing di pasar internasional.

Diplomasi Ekonomi

Berikut Adalah Tata Laksana Ekspor Pemerintah Indonesia

Diplomasi ekonomi sendiri memiliki kaitan erat dengan kerjasama antar negara yang mana meliputi kegiatan ekspor-impor, pinjaman, hingga investasi. Dengan membangun diplomasi ekonomi, akses pasar ekspor juga akan meningkat sehingga produk lokal memiliki potensi untuk mendapatkan jumlah permintaan yang lebih banyak.

Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam diplomasi ekonomi dan peningkatan akses pasar adalah dengan membantu penyelesaian sengketa dagang, mengatur pengenaan tarif preferensi, hingga menguatkan kecerdasan pemasaran di luar negeri. 

Salah satu peran diplomasi dalam ekspor adalah meningkatkan jumlah ekspor Indonesia, mencari peluang bagi para eksportir Indonesia agar dapat masuk ke negara-negara yang merupakan pasar non-tradisional bagi perdagangan internasional Indonesia, seperti contohnya negara di Pasifik Selatan, Amerika Latin, Eropa Tengah dan Timur, dan lainnya. 

Memilah Komoditas Ekspor

Salah satu kebijakan ekspor Indonesia yang diterapkan oleh pemerintah adalah memilih komoditas unggulan yang layak didistribusikan ke luar negeri. Sektor prioritas ekspor yang ditetapkan oleh pemerintah mencakup produk tekstil, industri makanan dan minuman, hasil hutan dan perkebunan, juga produk-produk otomotif.

Untuk lebih lengkapnya, Anda juga dapat mengunjungi artikel dari situs ini yang secara khusus membahas tentang produk-produk Indonesia yang diminati di pasar global.

Penyederhanaan Prosedur

Sebelumnya, regulasi ekspor terbilang cukup rumit dan akhirnya berdampak pada harga jual barang yang menjadi relatif lebih mahal. Menyoroti hal ini, pemerintah Indonesia melakukan upaya penyederhanaan prosedur dengan mengurangi komoditi yang wajib melakukan pelaporan surveyor, efisiensi logistik, hingga memfasilitasi penerbitan COO atau Certificate of Origin

Meningkatkan Promosi

Selain pihak eksportir, pemerintah Indonesia ternyata juga turut serta dalam meningkatkan promosi yang akan membantu dalam mendorong kegiatan ekspor, loh! Salah satu kebijakan dari pemerintah yang membantu promosi produk ekspor adalah dengan mengadakan pameran dagang internasional.

Langkah promosi merupakan cara yang efektif guna menarik perhatian konsumen dari pasar global yang mungkin saja, dapat menarik konsumen dari pasar global untuk meningkatkan angka permintaan terhadap produk lokal unggulan.

Lembaga Terkait Ekspor

Kementerian Perdagangan Indonesia contoh lembaga ekspor pemerintah yang mengatur regulasi ekspor serta berperan dalam membuat juga mengeluarkan perizinan ekspor Indonesia.

Kemudian, ada Dirjen Bea Cukai yang memiliki peran untuk mengawasi kegiatan ekspor dan impor, serta memantau peredaran barang kena cukai. Tidak hanya itu, Bea Cukai juga berperan dalam menyediakan fasilitas dalam bidang kepabeanan dan cukai.

Selain Kemendag dan Bea Cukai, ada juga lembaga pembiayaan ekspor yang berperan dalam memberikan pendanaan untuk mendukung salah satu poin dari 6M PKWU (Prakarya dan Kewirausahaan).

Tujuan dari pendanaan yang diberikan oleh lembaga pembiayaan ekspor adalah untuk mempercepat laju pertumbuhan perdagangan luar negeri Indonesia serta meningkatkan daya saing pelaku bisnis, dan membantu pemerintah Indonesia mendorong program ekspor nasional.

Prosedur Perizinan dan Ekspor

Agar dapat memulai ekspor produk ke luar negeri, Anda harus terlebih dahulu menyelesaikan proses perizinan ekspor melalui sistem Online Single Submission (OSS) milik Kementerian Perdagangan.

Sebelumnya, Anda harus telah memenuhi beberapa syarat umum untuk mendapatkan izin ekspor antara lain seperti: memiliki usaha berbadan hukum, memiliki NPWP, serta telah memiliki izin usaha.

Selanjutnya, Anda dapat mendaftarkan perusahaan Anda melalui situs OSS untuk mendapatkan NIB. Setelah mendapatkan NIB, Anda dapat langsung melakukan kegiatan ekspor barang ke negara lain. Untuk pengurusan izin ekspor sendiri biasanya tidak membutuhkan waktu yang lama, yaitu sekitar 8 jam untuk verifikasi.

Untuk lebih lengkapnya, Anda dapat mempelajari cara ekspor barang ke luar negeri melalui artikel khusus terkait yang telah kami tulis sebelumnya.

Insentif Ekspor

Berikut Adalah Tata Laksana Ekspor Pemerintah Indonesia

Untuk menanggulangi dampak dari perang dagang dengan negara asing seperti Amerika Serikat dan China, pemerintah Indonesia memberikan program insentif ekspor dengan tujuan meningkatkan kinerja ekspor nasional.

Salah satu contoh program insentif ekspor pemerintah adalah tersedianya klink ekspor yang akan memberikan edukasi, literasi, atensi, serta koordinasi Bea Cukai kepada para pelaku UMKM yang akan melakukan kegiatan ekspor maupun yang sudah pernah melakukan ekspor.

Selain itu, pemerintah juga akan membantu memasarkan hingga mengirimkan produk UMKM hingga ke pasar global. Kementerian Keuangan Indonesia telah menjanjikan insentif fiskal atas pajak penghasilan dari penempatan DHE SDA bagi para eksportir produk hasil perkebunan, pertambangan, pertanian dan perikanan.

Pemberian insentif ekspor tentu saja akan membantu UMKM dalam meningkatkan nilai saing dengan produsen dari pasar asing, Namun untuk beberapa sektor hasil sumber daya alam seperti pertambangan contohnya, dampak kebijakan ekspor yang mewajibkan deposito sebesar 30% dari nilai PEB untuk penjualan SDA bagai menelan buah simalakama.

Pasalnya, beberapa sektor pertambangan, seperti batu bara, sedang mengalami penurunan harga yang tidak sebanding dengan biaya operasional. 

Disatu sisi, fasilitas insentif fiskal yang diberikan memang cukup menguntungkan bagi para pelaku usaha, namun disisi lain, sosialisasi dan pemahaman yang kurang membuat beberapa produsen hasil tambang menjadi enggan untuk melakukan transaksi ekspor produk hasil pertambangan ke luar negeri.

Kerjasama Internasional

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan struktur kegiatan ekonomi, pemerintah Indonesia melakukan upaya-upaya kerjasama dengan negara lain melalui diplomasi perdagangan dan pengadaan perjanjian perdagangan internasional.

Kerjasama internasional sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

Kerjasama Bilateral

Kerjasama bilateral merupakan bentuk kerjasama yang melibatkan dua negara dengan tujuan membina hubungan yang sudah pernah terjalin, dan menjalin kembali hubungan kerjasama dalam bentuk perdagangan.

Beberapa contoh perjanjian perdagangan bilateral seperti kerjasama antara Indonesia dengan Arab Saudi dalam kegiatan mewujudkan akses ibadah haji. Kemudian ada juga perjanjian perdagangan bilateral antara Indonesia dengan Asia Pasifik dalam bidang ekonomi dan perdagangan yang melibatkan beberapa negara Afrika dan Eropa lainnya.

Kerjasama Multilateral

Berikut Adalah Tata Laksana Ekspor Pemerintah Indonesia

Kerjasama multilateral merupakan jenis kerjasama dimana terdapat anggota utama dan anggota aktif dan tidak dibatasi oleh kawasan maupun wilayah. Beberapa contoh kerjasama multilateral adalah Organization of Petrolum Exporting Countries (OPEC) dalam perdagangan hasil minyak bumi, International Monetary Fund (IMF), dan United Nations (UN).

Kerjasama Regional

Yaitu bentuk kerjasama yang dilakukan oleh negara yang berada dalam suatu wilayah atau kawasan yang sama dengan tujuan menciptakan perdagangan yang lebih leluasa di negara dalam kawasan tersebut. 

Contoh kerjasama regional diantaranya keterlibatan Indonesia dalam ASEAN yang dikhususkan untuk 10 negara di Asia Tenggara. Dengan adanya kerjasama jenis ini, para pelaku bisnis dari negara ASEAN akan mendapatkan kemudahan akses berdagang di negara Asia Tenggara lainnya.

Misalnya Indonesia akan lebih mudah melakukan ekspor ke Filipina, Thailand, dan negara ASEAN lainnya.

Kesimpulan

Guna mendorong produk Indonesia agar dapat masuk ke pasar global, pemerintah terus berupaya dalam memfasilitasi ekspor. Salah satu peran pemerintah dalam mendukung eksportir adalah dengan membuat beberapa kesepakatan kerjasama internasional, seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).

Selain I-EU CEPA, pemerintah juga bergabung dalam kerjasama ekonomi Asia Pasifik (APEC). Tidak hanya itu, keterlibatan Indonesia dalam perdagangan global juga ditandai dengan bergabungnya Indonesia dalam organisasi perdagangan internasional yang bernama World Trade Organization (WTO).

Dari segi hasil bumi, Indonesia sendiri terbilang masuk dalam jajaran negara dengan potensi saing yang besar. Hanya saja kurangnya pengetahuan akan pasar internasional membuat tidak semua pelaku usaha Indonesia turut bersaing dalam pasar global. Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah turut berperan dalam pembangunan ekspor Indonesia.

Beberapa contoh peran pemerintah dalam mendukung eksportir adalah dengan memberikan berbagai jenis pelatihan terkait ekspor, menyediakan kelembagaan ekspor seperti lembaga pembiayaan ekspor, hingga mempermudah pengurusan proses perizinan perdagangan ekspor bagi para pelaku usaha, terutama UMKM.

Nah, setelah mengetahui tata laksana ekspor pemerintah dan dibekali dengan beberapa pelatihan yang disediakan oleh pemerintah terkait ekspor, Anda tentu dapat melihat peluang usaha yang menjanjikan di pasar global.

Anda juga dapat turut bergabung menjadi eksportir mulai dari sekarang. Untuk eksekusi pengiriman produk, Anda dapat mempercayakannya kepada Locad, sebuah layanan fulfillment Indonesia dan memiliki jaringan warehouse yang luas, memastikan produk Anda dapat terdistribusi dengan baik hingga ke seluruh Asia Pasifik.

Kelebihan dari menggunakan Locad adalah, Anda tidak perlu lagi memproses satu per satu pesanan dari luar negeri yang masuk. Anda cukup membuat situs tersendiri untuk mempromosikan produk Anda di negara luar, mengirimkan produk Anda ke  warehouse Locad, dan biarkan tim tenaga ahli Locad yang membantu pemenuhan pesanan Anda.

Agar dapat mengetahui lebih lanjut, sekaligus dapat berkonsultasi secara gratis untuk pemilihan layanan yang tepat bagi kebutuhan Anda, silahkan kunjungi situs Locad sekarang juga. Jika beruntung, Anda juga bisa mendapatkan penawaran khusus, loh! Yuk jangan sampai ketinggalan, kunjungi Locad sekarang!

Nikmati fulfillment menggunakan layanan Locad

Kembangkan bisnis Anda melalui solusi fulfillment yang mudah dan otomatis dari Locad

  • Penyimpanan tak terbatas dan dapat diskalakan
  • Bayar hanya untuk barang yang disimpan
  • Tidak ada biaya tersembunyi atau periode keterikatan
  • Tanpa biaya inbound
  • Integrasi yang luas dengan marketplace
  • Logistik dan pengiriman otomatis
Dapatkan berita industri terkini, praktik terbaik, dan pembaruan produk!

Penawaran Terbatas!

Bayar sesuai pemakaian saja tanpa ada pembayaran bulanan minimal selama 30 hari*

*Terms & conditions apply

IDLAUNCHPROMO

Don't miss out on the latest news!

Get the latest industry news, best practices, and product updates!

Up to $250K USD Credits for Locad Customers!

Sign up today and accelerate your growth with Locad’s Partners. Unlock deals across SaaS, Agencies and more.

Exclusive benefits to ace your e-commerce game this 2023 with Locad’s desk calendar!