Peluang Pasar Australia: Potensi Besar Impor dan Ekspor

Daftar Isi

Dapatkan berita industri terkini, praktik terbaik, dan pembaruan produk!

Waktu membaca: 6 menit

Di tahun 2023 ini, Peluang pasar Australia sebagai tujuan ekspor maupun impor memiliki peluang yang sangat besar dan luas. 

Secara geografis letak Australia dan Indonesia tidaklah terlalu jauh. Oleh karena itu, hubungan bilateral Indonesia-Australia sudah ada sejak tahun 1949. Apabila melakukan analisis perdagangan Indonesia-Australia, kita dapat melihat bahwa tingkat impor dan ekspor Indonesia-Australia terus mengalami peningkatan dari tahun ketahun. 

apabila diteliti secara lebih jauh perdagangan Indonesia-Australia masih terbilang cukup rendah apabila dibandingkan dengan hubungan dagang Indonesia dengan negara-negara seperti Cina. bahkan bila merujuk pada berbagai studi kasus perdagangan Indonesia-Australia, antara tahun 2011 hingga 2015 terjadi penurunan sebesar 7,9% untuk tingkat ekspor Indonesia ke Australia. 

Meskipun begitu, bukan berarti peluang pasar Australia itu tidak menjanjikan. Justru sebaliknya pada tahun 2020, pemerintah Indonesia dan Australia berkomitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan melakukan perjanjian perdagangan Indonesia-Australia melalui IA-CEPA ( Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement).

Dalam artikel kali ini Kita akan membahas peluang pasar Australia terutama untuk Anda yang ini melakukan kegiatan impor dan ekspor Indonesia-Australia dikarenakan adanya perjanjian IA-CEPA ini. Apa saja peluang perdagangan di Australia yang mungkin dapat Anda coba serta apa saja sektor perdagangan potensial Indonesia-Australia yang dapat digarap dengan kesempatan baru IA-CEPA ini.

Hubungan Ekonomi Indonesia – Australia

Peluang Pasar Australia: Potensi Besar Impor dan Ekspor

Apabila kita teliti secara lebih mendalam, kemitraan ekonomi Indonesia-Australia memang terbilang cukup besar. Namun apabila kita lihat dan bandingkan ekspor produk Indonesia ke Australia ataupun impor produk Australia ke Indonesia dengan negara lain, kita bisa lihat bahwa masih banyak potensi dan peluang yang belum tersentuh secara maksimal.

Jumlah volume perdagangan ekspor dan impor antara Indonesia dan Australia pada tahun 2018-2019 adalah sebesar USD 12,4 miliar. Apabila dibandingkan volume dagang antar Indonesia dan Cina yang mencapai nilai USD 72,6 miliar dan Australia dengan Cina dengan angka USD 175 miliar, Anda bisa lihat betapa rendahnya nilai volume dagang antara Indonesia dan Australia. 

Melihat hal ini, Indonesia pada tahun 2005 melalui presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan perdana menteri Australia John Howard setuju dan berkomitmen untuk membuat kerangka regulasi perdagangan Indonesia-Australia dalam rangka untuk meningkatkan investasi Indonesia di Australia dan investasi Australia di Indonesia. Kerangka regulasi yang dimaksud tersebut akhir selesai dan diimplementasikan pada tahun 2020 dengan nama IA-CEPA.

Impor & ekspor Indonesia – Australia

Seperti yang telah Anda Ketahui, ekspor Indonesia kebanyakan didominasi oleh produk-produk seperti minyak sawit, batu bara dan migas. Produk-produk ini adalah 30% dari total ekspor Indonesia. Salah satu produk utama yang diekspor ke Australia adalah minyak bumi mentah  dan kayu. Selain itu Indonesia juga memiliki ekspor jasa perjalanan dan pariwisata yang cukup besar di Australia dengan total nilai sebesar IDR 35 triliun atau sekitar USD 2,4 juta. 

Sebaliknya Australia berada di urutan ke-8 sebagai negara yang banyak mengekspor produk ke Indonesia. Dari Australia, Indonesia banyak melakukan impor gandum, briket batu bara dan minyak mentah. Dari sektor jasa, nilai ekspor Australia ke Indonesia adalah sekitar USD 1,23 miliar.

IA-CEPA : Jendela Peluang baru

Peluang Pasar Australia: Potensi Besar Impor dan Ekspor

Dengan disahkannya IA-CEPA pada tahun 2020, peluang pasar Australia terbuka menjadi sangat lebar untuk semua sektor industri. IA-CEPA ini membuka tidak hanya peluang pasar Australia tetapi juga pasar Indonesia. Melalui IA-CEPA ini, strategi perdagangan Indonesia-Australia dapat semakin diperluas untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak serta mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi. 

Berbagai peluang terbuka dari segi ekonomi, pendidikan hingga pariwisata dengan adanya IA-CEPA ini. Dari segi pendidikan, pemerintah Indonesia memudahkan pihak institusi pendidikan Australia untuk membuka fasilitas pendidikan dan pelatihan di Indonesia. Hal ini akan memberikan kesempatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia agar tidak kalah dengan negara maju lainnya.

Selain itu dari segi ekonomi terutama di sektor ekspor dan impor, berbagai macam kemudahan hingga menghilangkan tarif dan pajak ekspor untuk banyak produk telah ditetapkan. Hal ini berfungsi untuk meningkatkan tingkat ekspor dan impor Anda kedua belah pihak. Bahkan untuk beberapa jenis produk, Indonesia akan secara otomatis memberikan izin impor tanpa harus melalui prosedur yang rumit. 

Bisnis Impor dan Ekspor dengan Locad

Dengan semakin terbukanya peluang pasar Australia untuk bisnis ekspor dan impor. Maka ini adalah saat yang tepat bagi Anda yang ingin memulai bisnis untuk memanfaatkan kesempatan ini. Melakukan bisnis ekspor dan impor bukanlah hal yang sulit apalagi jika Anda menggunakan jasa yang telah disediakan Locad untuk mempermudah Anda berjualan di luar negeri. 

Locad sendiri adalah penyedia jasa order fulfillment Indonesia yang dapat membantu Anda melakukan kegiatan ekspor dan impor baik dari Indonesia ke Australia ataupun sebaliknya. Disinilah peran Locad dalam perdagangan Indonesia-Australia dapat membantu Anda untuk memastikan kelancaran bisnis dan transaksi antar negara seperti Indonesia dan Australia.

Potensi ekspor Indonesia – Australia

Peluang Pasar Australia: Potensi Besar Impor dan Ekspor

Seperti yang telah dibahas diatas bahwa dengan adanya IA-CEPA maka peluang pasar Australia terbuka dengan sangat luas. berbagai studi dan penelitian telah dilakukan untuk meneliti bagaimana Anda dapat memanfaatkan peluang pasar Australia ini. Salah satunya adalah dengan menggali potensi dari sektor makan dan minuman.

Sektor industri makanan dan minuman mewakili 36,4% total PDB Indonesia dari sektor non-migas. Dengan adanya IA-CEPA yang memudahkan impor bahan mentah untuk sektor ini serta dikarenakan tarif impor yang rendah maka biaya produksi untuk industri bahan makanan dan minuman dapat menjadi lebih rendah dan dapat bersaing secara kompetitif di pasar internasional.

Selain itu sebagai salah satu negara penghasil mie instan terbesar di dunia, impor gandum yang murah juga membuat potensi bisnis yang muncul dari IA-CEPA ini semakin besar. Intinya adalah salah satu sektor bisnis yang paling memiliki potensi dengan adanya IA-CEPA ini adalah sektor industri makan. 

Kesimpulan

Meskipun hubungan bilateral antar Indonesia dan Australia masih tergolong kecil, dengan adanya IA-CEPA diharapkan hubungan kedua negara ini dapat semakin meningkat. IA-CEPA juga membuka peluang pasar Australia bagi para pelaku bisnis Indonesia yang hendak mencoba peruntungan mereka. 

Bila Anda ingin memanfaatkan peluang pasar Australia yang terbuka lebar saat ini dengan adanya IA-CEPA, Anda harus menggunakan jasa order fulfillment Indonesia yang disediakan oleh Locad untuk memastikan proses ekspor dan impor Anda berjalan dengan lancar. 

Locad sudah mendukung cross-border fulfillment dimana Anda akan dipermudah untuk berjualan di negara lain mulai dari masalah perizinan, pengiriman, pergudangan, hingga membuka marketplace di negara tujuan Anda. Locad saat ini sudah dapat membantu Anda untuk bertransaksi di negara-negara seperti Vietnam, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura hingga Australia. 

Nikmati fulfillment menggunakan layanan Locad

Kembangkan bisnis Anda melalui solusi fulfillment yang mudah dan otomatis dari Locad

  • Penyimpanan tak terbatas dan dapat diskalakan
  • Bayar hanya untuk barang yang disimpan
  • Tidak ada biaya tersembunyi atau periode keterikatan
  • Tanpa biaya inbound
  • Integrasi yang luas dengan marketplace
  • Logistik dan pengiriman otomatis
Dapatkan berita industri terkini, praktik terbaik, dan pembaruan produk!

Penawaran Terbatas!

Bayar sesuai pemakaian saja tanpa ada pembayaran bulanan minimal selama 30 hari*

*Terms & conditions apply

IDLAUNCHPROMO

Don't miss out on the latest news!

Get the latest industry news, best practices, and product updates!

Up to $250K USD Credits for Locad Customers!

Sign up today and accelerate your growth with Locad’s Partners. Unlock deals across SaaS, Agencies and more.

Exclusive benefits to ace your e-commerce game this 2023 with Locad’s desk calendar!