Pengaruh Logistik Terhadap Kebijakan Ekspor intra-ASEAN 

Daftar Isi

Dapatkan berita industri terkini, praktik terbaik, dan pembaruan produk!

Waktu membaca: 6 menit

Sementara diberlakukannya AFTA pada tahun 1992, tingkat ekspor intra-ASEAN terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. 

Sebelum diberlakukannya sebagai bagian dari regulasi perdagangan ASEAN, jumlah volume ekspor intra-ASEAN hanya sebesar USD 149 Miliar. Namun sejak diberlakukannya AFTA yang membuat pengurangan restriksi perdagangan ASEAN, volume ekspor intra-ASEAn mengalami lonjakan yang cukup signifikan ke angka USD 626 miliar. 

Dari perspektif Indonesia, hal ini menunjukan bahwa ekspor Indonesia ke ASEAN  dan pemasaran produk Indonesia di ASEAN juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. 

Dalam perdagangan internasional seperti ekspor intra-ASEAN ini, tentunya aspek logistik intra-ASEAN juga memainkan peranan yang sangat penting terhadap kebijakan ekspor ASEAN. Berbagai tantangan logistik ekspor ASEAN tentunya dapat muncul dan mempengaruhi regulasi ekspor intra-ASEAN setiap negara. 

Dalam artikel ini Kita akan bahas sedikit bagaimana pengaruh aspek logistik terhadap kebijakan perdagangan intra-ASEAN.

Pengaruh Logistik Terhadap Kebijakan Ekspor intra-ASEAN 

Apabila dilihat dari tahun ke tahun, pertumbuhan perdagangan ASEAN terus menerus mengalami peningkatan yang sangat besar. Keterbukaan perdagangan dan logistik ASEAN yang cukup baik membuat pasar ASEAN menjadi salah satu pasar internasional yang diminati oleh masyarakat global. Pada tahun 2016 hampir 7,2% volume perdagangan ekspor dunia berasal dari ASEAN dan hampir 6,6% volume perdagangan Impor dunia berasal dari ASEAN.

Namun pada tahun 2019 ketika pandemi Covid-19 melanda, negara-negara ASEAN mengalami perlambatan ekonomi. seluruh dunia juga mengalami hal yang sama dan segala aktivitas ekonomi nyaris berhenti total untuk melawan pandemi Covid-19 ini. Banyak sekali bisnis logistik seperti forwarding dan trucking ASEAN yang berhenti dan kehilangan bisnisnya. Hal ini menyebabkan pasar logistik ASEAN mengalami masalah dan penurunan yang besar.

Setelah masa pandemi berlalu, kawasan ASEAN perlu fokus dalam pemulihan ekonomi mereka sebelum dapat fokus untuk kembali menjadi pemain utama dalam pasar global. Dalam tahap ini berbagai regulasi ekspor intra-ASEAN kembali menjadi fokus para pembuat kebijakan di ASEAN. Hal ini dikarenakan ekspor intra-ASEAN dipercaya sebagai salah satu kunci untuk memulihkan perekonomian negara-negara ASEAN yang sempat melambat karena pandemi. 

Pengaruh Performa Logistik Terhadap Ekspor Intra-ASEAN

Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam meningkatkan ekspor intra-ASEAN adalah melakukan peningkatan performa logistik ASEAN. Semakin baiknya performa logistik, maka tingkat ekspor intra-ASEAN dipastikan akan mengalami peningkatan. Hal ini seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa performa logistik yang baik akan meningkatkan kepercayaan orang-orang dalam melakukan ekspor intra-ASEAN. 

Performa logistik yang buruk dapat menyebabkan berbagai macam kendala dan keterlambatan dalam melakukan pengiriman. Hal ini dapat menyebabkan terhambatnya kegiatan bisnis seseorang dan membuat orang enggan melakukan ekspor intra-ASEAN dikarenakan rasa takut bisnis mereka dapat terhambat dikarenakan buruknya logistik ekspor intra-ASEAN.

Regulasi dan Kebijakan Ekspor Intra-ASEAN

Pengaruh Logistik Terhadap Kebijakan Ekspor intra-ASEAN 

Mungkin banyak diantara Anda yang membaca artikel ini tidak mengetahui bahwa pada tahun 2013 negara-negara anggota ASEAN telah sepakat untuk mulai menerapkan liberalisasi industri jasa logistik. Hal ini berarti dengan adanya liberalisasi logistik ASEAN, semua pelaku jasa logistik di negara ASEAN dapat dengan leluasa beroperasi di kawasan Asia tenggara (ASEAN).

Analisis pasar logistik ASEAN memprediksi bahwa pada tahun 2025 seluruh negara anggota ASEAN dapat tersambung satu sama lain melalui kebijakan cross border transport of passengers by road vehicle (CBTP). Ditambah dengan semakin berkembangnya pasar e-commerce ASEAN, maka hal ini akan semakin mempermudah perdagangan ekspor intra-ASEAN. 

Dampak positif dari pemberlakuan CBTP ini adalah strategi ekspor ke ASEAN yang disusun oleh pebisnis akan menjadi lebih mudah dan efisien dikarenakan semakin terbuka lebar pilihan layanan logistik yang bisa digunakan. Namun dampak negatif pemberlakukan  (CBTP) adalah pengusaha logistik Indonesia harus bersaing dengan penyedia logistik ASEAN lainnya dan memiliki resiko membuat bisnis logistik dalam negeri tergerus dikarenakan liberalisasi ini. 

Pasar Logistik ASEAN

Saat ini pasar logistik ASEAN diestimasi memiliki nilai sebesar USD 324.71 milyar di tahun 2023. Angka ini diprediksi akan semakin bertambah di tahun 2029 menjadi sebesar USD 475.69 milyar dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 6.57%. Sektor e-commerce dipercaya sebagai salah satu alasan utama pertumbuhan yang signifikan ini. Dimana pada tahun 2022 saja, sektor e-commerce ASEAN dinilai sebesar USD 109 miliar.

Pasar logistik Thailand dipercaya memiliki potensi yang paling besar untuk mendorong perdagangan ekspor intra-ASEAN. Sektor lain seperti pariwisata dan investasi (FDI) juga dipercaya dapat semakin berkembang. Hal ini dikarenakan Thailand sudah bertekad meningkatkan  infrastrukturnya dengan 36 project dalam negeri sebesar USD 25 miliar.

Pengurangan Restriksi Perdagangan ASEAN

Pengaruh Logistik Terhadap Kebijakan Ekspor intra-ASEAN 

Sejak diberlakukannya AFTA, restriksi perdagangan ekspor intra-ASEAN semakin berkurang. Pada tahun 2016 saja total perdagangan ekspor intra-ASEAN sudah mencapai nilai USD 2,219 miliar. Angka terus menerus bertambah dan ini membuat potensi semakin tingginya permintaan logistik seperti jasa forwarding dan trucking ASEAN. 

Di Indonesia sendiri,sektor logistik berkontribusi sebesar USD 111.53 milyar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di tahun 2022. Dari angka itu, sektor transportasi dan forwarding menyumbang angka sebesar USD 74.91 milyar. Apabila restriksi perdagangan ekspor intra-ASEAN semakin dilonggarkan, maka sektor logistik Indonesia tentunya akan mengalami perkembangan yang semakin besar. 

Pemberlakuan cross border transport of passengers by road vehicle (CBTP) juga dapat meningkatkan kontribusi dari sektor logistik ini terhadap PDB Indonesia. Namun tentunya hal ini hanya dapat terjadi apabila penyedia layanan fulfillment atau layanan logistik Indonesia dapat ikut bersaing dengan layanan logistik ASEAN lainnya. Apabila tidak maka yang terjadi adalah layanan Logistik Indonesia bisa kalah saing dengan layanan dari negara ASEAN lainnya. 

Locad dan Perdagangan Ekspor Intra-ASEAN

Peran Locad solusi logistik adalah dapat memastikan perdagangan ekspor intra-ASEAN dapat dilakukan tanpa ada hambatan. Dengan Locad ekspor support, maka bagi Anda yang hendak memulai bisnis ekspor intra-ASEAN akan menjadi jauh lebih mudah. Locad sudah mendukung transaksi lintas batas atau cross-border fulfillment yang dapat membuat proses penjualan dan pengiriman Anda menjadi lebih mudah di semua negara-negara ASEAN. 

Kesimpulan

Dalam rangka memulihkan ekonomi pasca pandemi Covid-19, negara-negara Anggota ASEAN harus fokus dalam perdagangan ekspor intra-ASEAN sehingga negara-negara dalam wilayah ASEAN dapat kembali menjadi pemain global yang dapat bersaing dengan negara-negara dalam pasar internasional. 

Bagi Anda yang hendak memanfaatkan peluang dari keterbukaan ekspor intra-ASEAN ini, Anda harus menggunakan Jasa order Fulfillment Indonesia yang disediakan oleh Locad untuk membantu bisnis Anda. Locad dapat membantu Anda untuk memastikan kelancaran pengiriman dan distribusi produk Anda di berbagai negara ASEAN. 

Locad juga sudah mendukung cross-border fulfillment dimana Anda akan dipermudah untuk berjualan di negara lain mulai dari masalah perizinan, pengiriman, pergudangan, hingga membuka marketplace di negara tujuan Anda. hal ini tentunya sangat berguna bagi Anda yang hendak terjun ke dunia bisnis e-commerce Australia yang saat ini masih besar potensinya.

Locad saat ini sudah dapat membantu Anda untuk bertransaksi di negara-negara seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura hingga Australia.  

Nikmati fulfillment menggunakan layanan Locad

Kembangkan bisnis Anda melalui solusi fulfillment yang mudah dan otomatis dari Locad

  • Penyimpanan tak terbatas dan dapat diskalakan
  • Bayar hanya untuk barang yang disimpan
  • Tidak ada biaya tersembunyi atau periode keterikatan
  • Tanpa biaya inbound
  • Integrasi yang luas dengan marketplace
  • Logistik dan pengiriman otomatis
Dapatkan berita industri terkini, praktik terbaik, dan pembaruan produk!

Penawaran Terbatas!

Bayar sesuai pemakaian saja tanpa ada pembayaran bulanan minimal selama 30 hari*

*Terms & conditions apply

IDLAUNCHPROMO

Don't miss out on the latest news!

Get the latest industry news, best practices, and product updates!

Exclusive benefits to ace your e-commerce game this 2023 with Locad’s desk calendar!